HomeHomeFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Benar-benar Gila, Gaji Guru Rp 5.000

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
abi Joe Sandy
Co-Administrator
Co-Administrator


Jumlah posting : 552
Points : 101012
Reputasi : 107
Join date : 2009-10-23
Age : 20
Lokasi : jakarta,indonesia...

PostSubject: Benar-benar Gila, Gaji Guru Rp 5.000   Thu Nov 19, 2009 1:22 am

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Guru madrasah swasta di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, hanya digaji Rp 5.000 per bulan. Bahkan, ada yang tidak menerima gaji sama sekali.

"Gaji Rp 5.000 itu merupakan gaji rutin tiap bulan. Kadang kalau lembaga ada biaya tambahan, saya menerima gaji hingga Rp 7.000," kata Mohammad Ghozi, guru Madrasah Diniyah Islamiyah, Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Rabu (18/11).

Dalam seminggu, ayah empat anak ini mengajar di lembaga tersebut selama dua kali. Ghozi mengajar Ilmu Fiqh (hukum Islam) dan Tajwid (kaidah membaca Al Quran).

Meski hanya digaji Rp 5.000 per bulan, alumnus Pesantren Nurul Djadid ini mengaku tidak keberatan. Sebab hal itu dilakukan untuk membantu nasib anak-anak keluarga miskin yang ada di wilayah tersebut.

"Saya tidak bisa menuntut lebih banyak kepada lembaga. Sebab saya tahu sendiri sumbangan dari murid-murid hanya Rp 500 per bulan," katanya.

Lembaga pendidikan Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren As-Zubair asuhan KH Mahrus Ali ini memang memiliki kondisi sangat memprihatinkan.

Ruang kelas yang mereka tempati untuk belajar sangat tidak layak. Selain belajar lesehan, lantai dan ruangan sekolah juga retak-retak. Bahkan sebagian di antara para siswa, khususnya untuk siswa kelas akhir, terpaksa belajar di mushala.

Ghozi bukan satu-satunya guru Madrasah Diniyah di Pamekasan yang hanya menerima gaji sangat kecil. Kondisi itu dialami guru madrasah lain di Pamekasan secara khusus dan umumnya di Madura.

Matnin, guru madrasah asal Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, ini justru tidak mendapat bayaran sama sekali.

Padahal, jarak tempuh tempat Matnin mengajar mencapai 53 kilometer, tepatnya di Pesantren Sumber Mas, Desa Rombiya, Kecamatan Ganding, Sumenep.

Setiap mengajar, mahasiswa pascasarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya ini harus menyisihkan sejumlah uang untuk membeli bensin. "Saya hanya menerima honor di akhir tahun pelajaran berupa sejumlah uang dan seragam guru," katanya.

Namun, ia mengaku tidak mempersoalkan jumlah honor yang diterima. Selain ingin mengabdi kepada lembaga yang membesarkannya saat belajar di lembaga tersebut, profesinya sebagai guru hanya sampingan.

"Bagi saya, mengajar di madrasah ini bukan pekerjaan yang pokok. Niat saya hanya membantu karena saya tahu seperti apa kondisi pendidikan pesantren yang sebenarnya," tutur Matnin.

Ia berharap, ke depan, pemerintah bisa memberikan perhatian terhadap para guru yang mengajar di pesantren.

Sebab tidak sedikit di antara guru pesantren yang memang berprofesi sebagai guru, bukan hanya sebagai pekerjaan sampingan.

"Banyak di antara guru di sana yang memang fokus mengajar, bukan seperti saya ini. Kan kasihan jika tidak mendapat perhatian. Padahal, mereka sangat berjasa bagi para generasi muda khususnya dari kelompok masyarakat dengan latar belakang ekonomi rendah," kata Matnin, yang pegawai salah satu bank syariah di Pamekasan itu.
Back to top Go down
View user profile http://10art.pforum.biz
 
Benar-benar Gila, Gaji Guru Rp 5.000
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Cycling untuk tank pemula

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
10 Art Forum | The Chaptoen Comunnity :: CasCisCus :: THE LOUNGE-
Jump to: